• Kontak Kami
  • Hotline : 085649595148
  • SMS : 085649595148
  • BBM : 59957FC7

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Beranda » Artikel Terbaru » Ciri Ciri Anak Autisme dan Bagaimana cara merawatnya?

Ciri Ciri Anak Autisme dan Bagaimana cara merawatnya?

Diposting pada oleh Chandra Medika

ciri ciri anak autis

Ciri – Ciri Anak Autis

Anak adalah harta yang paling berharga bagu seorang orang tua, dan orang tuan akan melakukan atau memberikan yang terbaik bagi sang buah hati. Ketika anak mengalami sakit, orang tua pasti sangat bingung untuk mencarikan obat demi kesembuhannya.
Namun apakah Anda sudah mengetahui salah satu sindrom yang dapat menyerang pada anak – anak? sindrom Autisme adalah salah satu sindromĀ  yang sering terjadi pada anak. Sindrom ini merupakan suatu sindrom yang mengganggu perkembangan neurobiologi. Sindrom autisme terjadi ketika masih masa kanak-kanak, sehingga dapat menimbulkan problem pada sang anak untuk berkomunikasi dan berhubungan (berelasi) dengan lingkungannya.
Penderita Sindrom Autisme ini tidak mampu berkomunikasi atau berhubungan dengan orang lain dan lingkungan sekitar secara berarti, serta kemampuan yang dimiliki untuk membangun suatu hubungan yang berarti dengan lingkungan bisa dikatakan sangat kurang.
Biasanya gejala atau tanda-tanda Sindrom Autisme ini sudah tampak jelas sebelum usia anak mencapai 3 tahun, dan kemudian jika tidak dilakukan intervensi yang benar dan tepat akan berlanjut sampai anak tersebut menginjak usia dewasa.Sindrom Autisme ini bukanlah suatu gejala penyakit, melainkan hanya berupa kumpulan gejala (sindrom) yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan perkembangan sosial, kemampuan dalam berbahasa dan sikap peduli terhadap lingkungan sekitarnya menjadi kurang berarti sehingga anak yang menyandang Sindrom Autisme ini seperti hidup di dalam dunianya sendiri.Dengan istilah lain, Autisme adalah keadaan dimana anak akan berbuat semaunya sendiri tanpa memperdulikan segala sesuatu yang ada di lingkungan sekitarnya baik itu cara berfikir maupun segi perilaku yang ditunjukkannya.
Berdasarkan munculnya gangguan yang terjadi, autisme dibagi menjadi 2, yaitu sebagai berikut :
1. Autisme yang terjadi sejak anak masih bayi. Biasanya dapat terdeteksi sejak bayi berusia 6 bulan.
2. Autisme Regresif. Biasanya terjadi pada anak berusia 1,5 s/d 2 tahun, dengan tanda-tanda regresi (kemunduran kembali). Kemampuan yang telah diperoleh menjadi hilang.Kontak mata yang tadinya bagus menjadi hilang. Dan apabila sebelumnya sudah bisa mengucapkan beberapa kata, kemampuan yang tadinya dimiliki akan menjadi hilang atau lenyap.

Tanda- Tanda atau Ciri-Ciri anak yang mengalami Sindrom Autisme antara lain:

1. Tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya
2. Tidam mampu bereksi secara normal dalam pergaulannya
3. Perkembangan dalam berbicara dan berbahasa tidak normal (penyakit kelainan pada mental anak = autistic children)
4. Reaksi atau pengamatan pada lingkungannya terbatas atau berulang-ulang.
Gejala – gejala Autisme bermacam – macam beratnya pada masing-masing kasus , tergantung pada umur anak, inteligensia, pengaruh pada pengobatan, dan beberapa kebiasaan pribadi yang lainnya.
Kurangnya orientasi terhadap lingkungannya serta kepeduliaan pada sekitar dikarenakan rendahnya daya ingat seorang anak meskipun pada kejadian baru. Di bawah ini merupakan persentase inteligensia anak autisme :
– 20% memiliki IQ > 70
– 60% memiliki IQ < 50
– 20% yang lain memiliki IQ anatara 50 – 70.

Arti Autisme
Selain memiliki kekurangan dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan lingkungan di sekitarnya, Anak – anak yang menyandang Autisme juga mempunyai kekurangan dalam hal membaca, berhitung, menggambar suatu bentuk, ataupun juga melihat jalanan yang berliku. anak – Anak autisme kurang mampu mengimbangi atau mensetarakan dengan anak sebayanya, akan tetapi anak autisme tidak sampai layaknya anak yang mengalami down syndrome yang bisa dikatakan idiot atau anak yang memiliki gerakan ototnya kaku pada anak yang memiliki kelainan jaringan pada otak.

 

Apa Saja Penyebab Autisme Pada Anak ?

Penyebab terjadinya Sindrom autisme sampai saat ini belum diketahui secara pasti, hanya saja diperkirakan mungkin dikarenakan adanya kelainan pada sistem syaraf (neurologi). Dari ungkapan beberapa para ahli menyatakan bahwa Autisme diakibatkan karena terjadinya kelainan pada fungsi luhur pada daerah otak. Dan kelainan tersebut dapat disebabkan oelh berbagai macam trauma, seperti :
a. Semasa bayi yang masih dalam kandungan. Contohnya pada keadaan keracunan pada kehamilan (toxemia gravidarum), Infeksi oleh virus rubella, virus cytomegalo dan lain sebagainya.
b. Keadaan selama masa kehamilan, seperti pembentukan pada otak kecil. contohnya vermis otak kecil yang ukurannya lebih kecil (mikrosepali) atau adanya pengerutan pada jaringan otak (tuber sklerosis)
c. Kejadian pasca lahir (perinatal), contohnya seperti anoksia (kekurangan oksigen)
d. Mungkin disebabkan karena kelainan metabolisme, seperti penyakit Addison (penyakit yang dikarenakan infeksi tubekolusa, yang mana terjadi penambahan pigmen pada tubuh serta kemunduran mental)
e. Mungkin disebabkan karena kelainan chromosom seperti Syndrome Chromosoma X yang fragil serta Syndrome Chromosom XYY
f. Kemungkinan disebabkan oleh faktor-faktor lain.

 

Ciri Ciri Anak Autisme dan Bagaimana cara merawatnya?

Semenjak Istilah Sindrom autisme mulai dijabarkan dan dikenal secara mendunia, bermacam-macam jenis pengobatan atau penyembuhan telah dilakukan.Berbagai implementasi tersebut tidak hanya bersifat psikis, akan tetapi juga mencakup fisik, mental, emosional sampai fisiologis. Terapi pengobatan atau penyembuhan yang telah diterapkan pun dilakukan dengan mengguankan berbagai variasi teknik, seperti teknik belajar dan teknik bermain yang dapat dilakukan dengan cara verbal maupun non verbal.
Yang paling penting, terapi yang diberikan pada anak – anak yang mengalami Sindrom autisme, hendaknya selalu melibatkan peran serta dari orang tua si anak secara aktif. Hal tersebut bertujuan agar orang tua merasa memiliki andil atau selalu mengetahui sedikitpun perkembangan yang terjadi pada anak pada fase terapi yang telah dilakukan.
Dengan menerapkan hal yang demikian, terbentuklah suatu ikatan emosional yang kuat antara orang tua dan anak yang mengalami sindrome autisme tersebut, dan hal ini sangat diharapkan akan mampu mendukung perkembangan mental maupun emosional pada anak menjadi jauh lebih baik dari keadaan sebelumnya.

Bagikan informasi tentang Ciri Ciri Anak Autisme dan Bagaimana cara merawatnya? kepada teman atau kerabat Anda.

Ciri Ciri Anak Autisme dan Bagaimana cara merawatnya? | Toko Alat Kesehatan

Belum ada komentar untuk Ciri Ciri Anak Autisme dan Bagaimana cara merawatnya?

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 1.250.000
Ready Stock / MED-003
*Harga Hubungi CS
Ready Stock / AKU-005
Rp 550.000
Ready Stock / TE-005
SIDEBAR